Mahasiswa UGJ Kembangkan Budidaya Aquaponik Menggunakan Ember

Mahasiswa UGJ Kembangkan Budidaya Aquaponik Menggunakan Ember

Senin, 7 september 2020 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran dan Keilmuan (P&K) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, menggelar pembukaan Program Pemberdayaan Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) di Desa Wiyong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III UGJ, Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UGJ, Sekretaris Camat Susukan, UPT. Pertanian Susukan, Babinsa, Babinkamtibmas, dosen pembimbing dan dosen UGJ selaku pemateri seminar. Tentunya acara dilaksanakan dengan menggunakan standar protokol kesehatan, diantaranya disediakan tempat untuk mencuci tangan, handsanitizer, dan disediakan masker gratis bagi peserta yang tidak memakai masker.

Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Kemendikbud melalui Ditjen Dikti, UKM P&K UGJ merupakan salah satu yang lolos dalam 259 proposal yang masuk ke Ditjen Dikti. Program pemberdayaan holistik pembinaan dan pemberdayaan desa yang diusung mahasiswa UKM P&K UGJ, ini di danai pada tahun 2020 dengan judul program Pengembangan Desa Binaan Hidroponik Wiyong Menjadi Desa Mandiri Pangan Melalui Sistem Budidaya Aquaponik Sederhana Menggunakan Media Ember (BUDIKDAMBER).

Pada pembukaan kegiatan ini dihadiri 30 orang peserta dari masyarakat, diantaranya 13 orang ibu-ibu PKK, 3 orang Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 14 orang dari masyarakat perwakilan RT/RW. Pada kesempatan kali ini juga mahasiswa membagikan instalasi budikdamber sebanyak 150 paket, sebanyak 15 paket instalasi diberikan kepada Desa dan 135 paket instalasi diberikan kepada masyarakat, per RT diberikan 5 – 8 paket instalasi secara bertahap.    

Wakil Rektor III Dr. Ipik Permana, S.IP., M.Si yang mewakili Rektor UGJ sekaligus membuka acara, menyampaikan dalam sambutannya bahwa peringkat UGJ naik lagi menjadi 119 menuju 100 besar Perguruan Tinggi di Indonesia dari 2.153an Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Dan beliau pun menitipkan mahasiswa kepada pihak desa selama 3 bulan program berjalan.

Dalam sambutannya Kuwu Desa Wiyong H. Maryono menyampaikan, pihak desa sangat antusias dengan adanya program ini. “Terimakasih kepada para mahasiswa, diharapkan program ini bisa berkelanjutan seperti program yang sebelumnya, yakni program hydroponik yang mengantarkan ibu-ibu PKK mendapatkan juara 2 sekabupaten Cirebon, kami ingin mengangkat kembali semangat warga untuk di program kali ini ”.   

M. Dandi Ramadhan selaku Ketua UKM P&K menyampaikan, menjadi mahasiswa tidak hanya kuliah saja, tetapi juga mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya pengabdian masyarakat melalui program  pemberdayaan holistik pembinaan dan pemberdayaan desa. Mahasiswa yang mengikuti program ini sebanyak 21 orang dari semua Program Studi yang di ketuai oleh Badilah Bin Rawin.

Acara dilanjutkan dengan seminar Program Pemberdayaan Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa oleh mahasiswa UGJ.