FISIP UGJ Bersama KPID JABAR Sukseskan Acara Seminar HARSIARDA 2024

FISIP UGJ Bersama KPID JABAR Sukseskan Acara Seminar HARSIARDA 2024

UGJ NEWS - Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Swadaya Gunung Jati bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menyelenggarakan acara Seminar Hari Penyiaran Daerah (HARSIARDA) dengan tema “Ekosistem Penyiaran Digital” pada Selasa, (14/05/2024).

Acara Seminar HARSIARDA diselenggarakan di Auditorium Kampus 1 UGJ Cirebon dan disiarkan langsung secara live streaming di akun Youtube KPIDJABAR. Acara ini pun bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perkembangan ekosistem penyiaran digital dan dampaknya pada masyarakat.

Seminar ini menghadirkan pembicara ahli di bidang penyiaran yang berbagi pengalaman dan wawasan mengenai ekosistem penyiaran digital. Diantaranya adalah Kadiskominfo Jawa Barat, Dr. Ika Mardiah, M.Si., Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.SI., Rektor UGJ Cirebon, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, SP., M.M., Komisioner KPID Jawa Barat, Dr. Roni Tabroni, S.Sos., M.Si, Dekan FISIP UGJ, Dr. Siti Khumayah, S.E.,S.H.,M.SI., Ketua Umum ATSDI, Eris Musnandar, dan Wakil Dekan I FISIP UGJ, Dr. Khaerudin Imawan, S.Sos., M. I.Kom.

Sekretaris DISKOMINFO Provinsi Jawa Barat, Agi Agung Galuh Purwa, S.STP.,M.Sc.,MPA turut menyampaikan sambutannya dalam acara tersebut. Beliau berujar bahwa saat ini ekonomi penyiaran digital sudah menyebar ke seluruh Indonesia.

“Ekonomi penyiaran digital sudah berlangsung menyebar ke seluruh Indonesia dan di Jabar pelaksanaan ini sudah di mulai dari tahun 2022” ujarnya

Adanya peralihan siaran televisi analog ke digital membuat kualitas penyiaran saat ini lebih baik contohnya dari segi gambar .

“Peralihan siaran tv analog ke digital ini menaikkan kualitas gambar siaran yang lebih jelas, resolusi tinggi, suara jelas, dan lancar di cuaca yang sedang tidak baik. Perubahan mampu mengakselerasi digital secara menyeluruh diantara mengakses Internet dengan mudah dan murah” ujarnya

Berhalangan hadir Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR, beliau diwakilkan oleh Wakil Rektor I UGJ, Dr. Surya Amami Pramuditya, M.Si. Wakil Rektor I UGJ berujar bahwa program-program pendidikan di televisi dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam proses pembelajaran.

“Program-program pendidikan di televisi dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam proses pembelajaran. Media penyiaran dapat membantu mengilustrasikan konsep-konsep yang rumit, memvisualisasikan materi pelajaran secara efektif, dan membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.” Ujarnya

Salah satu Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yaitu UGJ-TV yang didirikan sejak tahun 2017 bukan semata-mata sebagai laboratorium program studi Ilmu Komunikasi saja, lebih lanjut beliau sampaikan dalam sambutannya.

“Universitas Swadaya Gunung Jati melalui Progam Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poitik, sejak tahun 2017 sudah mendirikan Televisi Komunitas yang diberi nama UGJ TV (UTV) hadir bukan semata-mata sebagai laboratorium program studi Ilmu Komunikasi, namun juga bagian dari keharusan bahwa lembaga pendidikan harus “open minded” beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi” ujarnya

Beliau pun berujar bahwa keberadaan UGJ-TV dapat menjadi salah satu pemenuhan tuntutan IKU dalam akreditasi program studi yang unggul.

"Keberadaan UGJ-TV merupakan wadah implementasi OBE (Outcome Based Education) serta sebagai pemenuhan tuntutan atas Indikator Kinerja Utama (IKU) bidang pendidikan pengajaran dan standar mutu untuk mencapai program studi dan perguruan tinggi yang memiliki akreditasi unggul” Ujarnya

Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.SI pun turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa terdapat dua perspektif dari penyiaran digital.

“Penyiaran digital itu ada dua perspektif. Ada digital berbasis frekuensi dan implikasi UU cipta kerja No.11 Tahun 2020 pasal 60 A tentang migrasi televisi analog ke digital” ujarnya

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Swadaya Gunung Jati sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, menyadari pentingnya pemahaman masyarakat tentang ekosistem penyiaran digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber informasi yang diterima oleh masyarakat.