HIMA-AP UGJ gelar Seminar Nasional Administrasi Publik 2024, Menuju Era Society 5.0

HIMA-AP UGJ gelar Seminar Nasional Administrasi Publik 2024, Menuju Era Society 5.0

UGJ NEWS - Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik FISIP UGJ Cirebon menyelenggarakan Seminar Nasional Administrasi Publik 2024 yang bertemakan "Digitalisasi Pelayanan Publik Menuju Ekonomi Inklusif di Era Society 5.0". Acara ini akan diselenggarakan pada Rabu, 15 Mei 2024, bertempat di Auditorium Kampus 1 UGJ Cirebon.

 

Seminar ini bertujuan untuk mengkaji dan mendiskusikan peran digitalisasi dalam pelayanan publik guna mencapai ekonomi yang inklusif, terutama dalam konteks Society 5.0. Dengan menggabungkan teknologi canggih dan kecerdasan buatan, Society 5.0 bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif.

 

Dengan mengusungkan tema “Digitalisasi Pelayanan Publik Menuju Ekonomi Inklusif di Era Society 5.0” bermakna untuk menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sektor publik untuk menciptakan layanan yang lebih efisien, transparan, dan inklusif, sejalan dengan perkembangan teknologi di era Society 5.0.

 

Seminar ini diharapkan dapat menjadi platform diskusi bagi para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi dan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.

 

Beberapa pembicara terkemuka yang akan hadir dalam seminar ini meliputi Prakom Ahli Muda pada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika, Dodi Solihudin., ST.MT, Asisten Deputi Transformasi Digital Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Drs. Yanuar Ahmad, MPA, dan Pejabat Walikota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi. M.Si.

Wakil Dekan I FISIP UGJ, Dr. Khaerudin Imawan, S.Sos., M.I. menggarisbawahi pada sambutannya bahwa penggunaan perangkat digital perlu adanya regulasi.

 

“ Digitalisasi perangkat-perangkat, penggunaan perangkat-perangkat teknologi yang berbasis digital itu perlu regulasi. Bukan hanya dari sistem pemanfaatan dan penggunaan alatnya, namun bagaimana mengtransformasikan produk digital dan juga bagaimana mengadaptasi sistem konsumsi kita juga” ujarnya

 

Dr. Rahmayanti,S.IP.,M.Si. turut menyampaikan sambutannya, Beliau berujar bahwa sesuai dengan deklarasi sidang umum PBB pada September 2015, saat ini Indonesia berkomitmen mencapai 17 sasarannya.

 

“Sesuai dengan target pencapaian sustainable development goals Indonesia, pada tahun 2030 komitmen mencapai 17 sasaran global sesuai dengan deklarasi Sidang umum PBB pada September 2015. Diantaranya Menghapus kemiskinan (no poverty),  Mengakhiri kelaparan (zero hunger), Kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being), Pendidikan bermutu (quality education), Kesetaraan gender (gender equality)Akses air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation),Energi bersih dan terjangkau (affordable and clean energy),Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (decent work and economy growth), Industri, inovasi dan infrastruktur (industry, innovations, and infrastructure), Mengurangi ketimpangan (reduce inequality),dan masih ada lainnya”ujarnya

 

Diketahui acara ini pun terlaksana secara daring melalui Zoom juga. Diharapkan dengan para peserta yang berpartisipasi pada acara seminar tersebut terutama untuk generasi Z dapat peka terhadap efektivitas digitalisasi yang tepat.